|
Finansial Sabtu, 30 Oktober 2004
IAI Protes Anwar Nasution
Jakarta,
Kompas -
Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Ahmadi Hadibroto menyayangkan dan menilai tak pantas pernyataan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terpilih Anwar Nasution, yang seolah-olah menuduh semua akuntan di Indonesia tidak benar. Karena itu, IAI berdasarkan hasil rapat pengurus, Kamis (28/10) di Jakarta memutuskan untuk mengirim surat protes kepada mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia tersebut.
Sebagaimana diberitakan, Anwar Nasution menyatakan, "Indonesia mengalami krisis sejak tahun 1997 akibat laporan akuntan yang isinya bohong...," (Kompas, 28/10).
Menurut Ahmadi ucapan seperti itu tidak pantas diucapkan oleh seorang Anwar Nasution, dan sangat menyinggung perasaan akuntan. "Itu pernyataan yang berlebihan. Tentu akuntan sebagai komponen bangsa, ikutlah punya andil dalam krisis itu, tetapi tentu bukan penyebab utama. Ekonom juga, seperti beliau itu, kan tentu dan mestinya kan turut memantau. Jadi menurut teman-teman (pengurus IAI) pernyataan itu berlebihanlah," katanya.
Anwar selama ini memang dikenal sebagai ekonom yang suka ceplas-ceplos kalau diminta menanggapi suatu persoalan. Misalnya menuding bank sentral sebagai sarang penyamun meski ia kemudian terpilih menjadi Deputi Senior Gubernur BI.
Selama di BI pun, ucapan-ucapannya seringkali membuat pelaku pasar ketar-ketir, sebab pelaku pasar acap kali dibuatnya tegang, karena komentar Anwar yang acapkali tak bisa dibedakan antara ucapan seorang pejabat bank sentral dan pengamat kebijakan moneter dan perbankan.
Masalah independensi BPK dan banyaknya lembaga pemeriksa di Indonesia menjadi rencana jangka pendek yang akan dikerjakan setelah dirinya dilantik. (dis)
<kembali
ke depan> |